Whether We Live or Die

March 18th, 2009 by herysim

Whether We Live or Die” atau

Apakah Kita Hidup atau Mati,

 

“Bersatu dalam doa, pemberitaan firman, bersaksi, bekerja, namun tidak dalam pengingkaran

kritik tinggi terhadap Alkitab, melainkan di dalam Firman Allah, di dalam Kristus Yesus, kita tidak akan pernah dapat gagal. Jika kita bergandengan tangan dengan Juruselamat, dan menyampaikan khotbah tentang Firman Allah yang tiada salah, Allah akan senang menjumpai kita. …

 

Jangan pernah tertawan, atau tunduk, atau menyerah dalam pertempuran.

Ketika Alexander Agung mati, mereka bertanya kepadanya, ‘Siapa yang memimpin Kerajaan

ini?’ Dan ia menjawab, ‘Kerajaan ini adalah milik dia yang dapat menaklukkannya!’ Itu akan

menjadi milik kita, atau orang lain.

 

Ambilkan busur emasku:

Ambilkan panah kesayanganku:

Ambilkan tombakku; Oh alam yang membentang!

Ambilkan kereta berapiku.

Kita tidak boleh berhenti dalam pertempuran ini,

Jangan sarungkan pedang di tangan kita

Sampai kita membangun Yerusalem di tanah yang indah dan permai.”

Terimakasih, bila Anda telah membantu meneruskan pelayanan dalam

memberitakan Firman Allah yang tiada salah. Saya berdoa kiranya jutaan jiwa di Indonesia akan dimenangkan bagi Kristus melalui kesetiaan pelayanan untuk kasih

Anda kepada Yesus dan keputusan Anda untuk menyerahkan hidup Anda kepada Dia dan bagi Injilkeselamatan-Nya.

 

 

Saudaramu di dalam Kristus,

EV HERYSIM

POWER OF THINKING

December 31st, 2008 by herysim

PIKIRAN YANG DIPERBAHARUI

IBRANI 11:17-19

11:17 Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,

11:18 walaupun kepadanya telah dikatakan: “Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.”

11:19 Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.

Abraham adalah bapa orang percaya.Banyak yang mengklaim bahwa ia adalah bapa dari dua agama terbesar sepanjang sejarah di muka bumi ini.Kristen dan Islam mengakui akan hal ini.Namun ia bukan hanya disebut bapa orang percaya,akan tetapi juga disebut bapa dari segala orang yang beriman.Karena antara percaya dan beriman ada sebuah perbedaan yang perlu diketahui.Percaya belum tentu beriman,namun beriman sudah pasti percaya.Beriman adalah percaya dengan segenap hati dan mempercayakan seluruh hidup kepada yang dipercayai itu.Sedangkan percaya saja belum sampai pada level tersebut.

Dalam kitab Ibrani penulis membeberkan data-data profil setiap pribadi yang masuk dalam kategori orang-orang yang dapat diteladani sebagai pribadi yang beriman.Mulai dari ayat ke 4-32.Dan salah satunya adalah Abraham.Namun dalam bagian ini kita tidak akan membahas masalah Iman secara khusus akan tetapi masalah Pikiran.Topik ini akan membahas secara spesifik tentang pikiran.Namun tidak dapat disangkal bahwa pikiran seseorang dapat mempengaruhi iman seseorang.Sebab segala sesuatu yang akan masuk dalam diri seseorang sebenarnya dimulai dari indera lalu dikaji oleh pikiran dan masuk dalam hati.

Sebagai contoh adalah saat kita mendengar firman Allah…yang berfungsi adalah indera pendengar…(firman Allah katakan bahwa Iman timbul dari pendengaran akan firman Kristus)…orang mendengar firman Allah,,, lalu pikirannya akan mengkaji sesuatu yang ia dengar tersebut.Tidak dapat disangkal bahwa ada hal-hal tertentu yang dalam Alkitab tidak dapat dipahami begitu saja oleh logika atau pikiran seseorang.Banyak contoh di Alkitab yang susah dipahami oleh pikiran manusiawi ini.Salah satunya adalah saat Yesus berjalan diatas air,atau saat laut bisa terbelah jadi dua…dan masih banyak contoh yang lainnya.

Disinilah letak pergumulan terhadap pikiran yang saya maksudkan tersebut. Dan yang menjadi pembahasan dalam topic kali ini.

Dalam bagian ini kita akan study ayat dari ayat 17-19,dan juga akan melihat secara khusus pikiran Kristus dan pembahasan Paulus tentang hal ini dalam tulisan yang lain.

Kalimat ini dimulai dengan sebuah kata Karena….= adalah akibat dari sesuatu. Abraham bisa begitu disebabkan IMAN kepada Tuhan..(ayat 14)…Apa yang dijanjikan Tuhan sudah digenapi (isak lahir)…namun masalah yang timbul berikutnya adalah ia harus mempersembahkan Isak (yang artinya Isak harus mati)….yang artinya keturunanya akan lenyap.Ini sebuah pergumulan yang berat dalam hidup Abraham. Namun kenapa ia harus lakukan hal yang berat ini…?

Ayat ke 17 menjawab karena ia berpikir….bahwa Tuhan..

Disinilah rahasia yang akan kita sama-sama terima dalam renungan kali ini.

Ada sedikitnya tiga kebenaran dalam bagian ini.Yaitu:

  1. PIKIRAN YANG DIPENGARUHI

Sesuatu yang menjadi hal yang menarik dalam diri Abraham adalah bahwa pikirannya sudah terpengaruh sangat dalam oleh segala sesuatu yang difirmankan Allah.Perihal tentang keturunan ( Kej 15:1-4) adalah sesuatu isu yang sudah menjadi kenyataan. Sejarah Alkitab menjelaskan bahwa Allah berfirman bahwa ia akan menjadi bapa dari segala bangsa.Saat IA berfirman Abraham menangkap hal tersebut dan meyakininya.Saat itu belum terjadi,namun ia yakin (ayat 6)..Kenapa karena pikirannya sudah dipengaruhi oleh Allah.Namun seiring dengan waktu,keadaan dan situasi saat ia menerima Firman tersebut berjalan pikirannya sempat terpengaruh dengan sifat alamiah manusia yang merasionalkan segala sesuatu dalam hidup ini.

Bukti yang real adalah saat ia mengawini hagar untuk mendapatkan keturunan. Memang hal ini perlu diketahui bahwa yang merekomendasikan ini adalah sara sang istri namun,sebagai laki-laki keputusan selalu berpulang kepadanya.Dalam hal ini saya melihat bahwa saat itu Pikiran Abraham masih terpengaruh dengan apa kata orang.(Kej 16:2)Abraham masih berpikir atas pengaruh yang diberikan sara istrinya kepadanya.Argumen yang tepat adalah bahwa sara saat itu sudah habis masa suburnya.Keadaan ini adalah sebuah keadaan natural bagi wanita seusia sara pada saat itu.Ini hal yang wajar untuk dikatakan kepada Abraham. Abraham mendapatkan Info dan membenarkan hal tersebut dengan sebuah aksi yang jauh dari kehendak Tuhan.Abraham melakukan ini karena didorong oleh sebuah pikiran yang masih terpengaruh dengan keadaan (Kej 16:4) dirinya dan istrinya.Abraham melihat dan memikirkan bahwa apa yang disampaikan oleh istrinya adalah benar. Sekali lagi ia masih berjalan dalam pikiran naturalnya sebagai manusia yang berjalan dengan logika yang wajar.Namun bisa kita lihat dalam Kejadian 17..sekali lagi Tuhan berfirman tentang sebuah keturunan yang dikehendakinya yaitu dari Abraham melalui rahim sara istrinya tersebut.Tanggapan yang diperlihatkan Abraham adalah kurang percaya dan sedikit ragu (ayat 17),indikasi ini masih memberikan kita data bahwa pikirannya masih terpengaruh dengan apa yang ada pada dirinya.

Tuhan selalu bergerak dengan rencana-NYA dan tidak ada satu Firmanpun yang tidak digenapinya.Ia yang berkata bahwa dari rahim saralah keturunan yang dikehendakinya menjadi pewaris Abraham,maka hal tersebut jugalah yang terjadi (Kej 21:1-3).Penggenapan akan janji Allah kepada Abraham inilah yang nantinya dalam ayat 17 menjadi sebuah pengaruh yang besar bagi dirinya,sehingga Abraham dapat beripikir bahwa Allah sanggup melakukan hal-hal yang besar bagi dirinya dan keluarganya.

Pesan yang dapat menjadi aplikasi dalam hidup adalah:

    • Manusia terkadang terpengaruh dengan apa kata orang

i.Apa yang dikatakan orang belum tentu baik untuk kita

ii.Baik menurut orang belum tentu baik menurut Tuhan

iii.Benar menurut orang harus dilihat dari sudut pandang Alkitab

    • Manusia sering terpengaruh oleh keadaan

i.Keadaan diri sendiri yang tidak mampu atau produktif lagi

ii.Keadaan dan situasi saat ini

iii.Keadaan ekonomi dan keadaan yang lainnya

    • Allah ingin bahwa setiap orang hendaknya berjalan dengan Pikiran yang terPengaruh oleh FA

i.Firman Allah berkuasa

ii.Firman Allah pasti digenapi

iii.Firman Allah tepat waktu dan tidak pernah meleset

    • Berpikirlah karena pengaruh Allah bukan karena pengaruh dunia ini

i.Pikiran yang terpengaruh oleh Allah berdampak positif

ii.Pikiran dunia hanya mendatangkan masalah.

  1. PIKIRAN YANG DIKUASAI

Dalam bagian ini ada progresifitas dalam tingkatan berpikir Abraham.Ia bukan saja dipengaruhi oleh Allah,namun pikirannya sudah benar-benar dikuasai oleh Allah.Hal ini dibuktikan dengan kalimat selanjutnya bahwa …Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali. Abraham yakin betul bahwa apa yang dilakukannya ini tidak salah(kendati secara logika mungkin salah).Tindakan yang Abraham kerjakan sudah dikuasai oleh pikiran yang dikuasai oleh FA.Lihat bahwa dalam pengerjaan akan hal ini Abraham tidak ragu,takut atau bahkan bertanya pada Allah siapa yang nantinya akan menjadi penerus dari keturunannya bila Isak mati.Sedangkan ia tahu bahwa Isak adalah anak perjanjiannya itu.Abraham yakin dan tanpa kuatir dalam melakukan eksekusi tersebut,sebab ia sadar bahwa Allah adalah yang berkuasa atas dirinya dan keturunannya.Bila pikiran seseorang sudah dikuasai oleh Firman Allah maka tindakan seseorang tersebut akan seperti yang dikehendaki oleh Firman Allah.

Perlu diingat bahwa untuk mendapatkan hal tersebut(statman Abraham dalam ayat 17),tidaklah secepat orang membalikkan telapak tangan,namun ada sebuah proses yang disana terdapat perjuangan yang menuntut korban yang tidak sedikit.Ada waktu yang cukup panjang sampai pada tahap seperti ini.Saat Abraham dijanjikan keturunan ia berumur 75 tahun.Lalu sebuah kesalahan dibuatnya saat ia mempunyai anak dari hagar yaitu usia 86 tahun (Kej 16:16),lalu saat ia mendapatkan Isak usianya adalah 100 tahun (Kej 21:5).Dan saat ia mempersembahkan Isak adalah saat Isak berumur hampir 8-10 tahun.Total waktu yang diperlukan Abraham untuk proses belajar mengenal pribadi Allah dalam hal menanti janji tersebut adalah 25 Tahun- 25+10tahun = 35 tahun.Namun pikirannya benar-benar dikuasai oleh Firman Allah adalah setelah ia mendapatkan Isak usia 100 tahun.Bisa di hitung proses tersebut adalah dari usia Isak lahir.Sekitar 8-10 tahun.Dalam perhitungan ini bisa dilihat bahwa ada proses yang cukup panjang sampai akhirnya pikiran Abraham benar-benar dikuasai oleh FA.

Namun pelajaran yang utama dalam hal ini adalah bahwa pikiran seseorang benar-benar dapat dikuasai oleh FA adalah saat orang tersebut Mau secara sungguh-sungguh percaya dan lakukan FA tersebut walaupun itu berupa janji yang belum tergenapi. Lama atau cepatnya pikiran kita dapat dikuasai oelh Allah adalah tergantung dari pribadi itu sendiri.Lama bila kita ragu atau menolak.Cepat bila kita mau dan lakukan.Dengan dikuasainya pikiran Abraham oleh Allah maka ia dapat berkata bahwa Allah sanggup atau berkuasa membangkitkan orang sekalipun dari antara orang mati.Namun sebelum ayat ini muncul salah satu indikasi lainnya bahwa pikiran Abraham dikuasai oleh Allah adalah terdapat dalam Kejadian 22:5 Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.Bagian ini adalah perkataan Abraham kepada bujangnya bahwa mereka (Abraham dan Isak) akan kembali bersama.Perhatikan penggunaan kata kami yang berarti jamak.Ayat ini tidak begitu saja memunculkan statmant Abraham yang penuh Iman tanpa ada dasar kenapa Abraham yakin bahwa ia dan anaknya akan kembali dengan utuh, padahal ia tahu bahwa kepergiannya dengan anaknya adalah justru untuk mempersembahkan Isak sebagai korban kepada Tuhan,yang artinya Isak akan mati.Namun sekali lagi Alkitab meneguhkan kita bahwa Pikiran Abraham telah benar-benar dikuasai oleh Allah.Keyakinan bahwa mereka akan kemabali utuh adalah sebuah keyakinan yang muncul disebabkan sebuah bukti bahwa Allah pernah menolongnya dan pertolongan Allah yang sama juga akan kembali menjadi bagiannya.

Makna yang bisa kita lakukan dalam hidup sehari-hari adalah

    • Pikiran akan menyebabkan sebuah tindakan

i.Benar atau tidaknya tindakan disebabkan benar atau tidaknya pikiran seseorang

ii.Pikiran yang sehat menyebabkan tindakan yang sehat

iii.Pikiran yang berdosa menyebabkan tindakan yag berdosa juga

    • Pikiran yang dikuasai oleh Allah akan menghasilkan sebuah tindakan yang berkenan dihadapan-Nya

i.Pikirannya akan menghasilkan sebuah dampak yang positif bagi dirinya,keluarga dan lingkungan yang lebih besar

ii.Pikirannya akan berjalan kearah yang benar

iii.Pikirannya akan menjadi teladan bagi yang lain dan mempengaruhi keadaan=menjadi berkat

    • Pikiran yang dikuasai oleh dunia atau keinginan daging berdampak buruk bagi diri dan juga orang sekitar

i.Pikiran yang membuat Allah murka

ii.Pikiran yang menghasilkan kerugian

iii.Menghasilkan kesulitan dan kesengsaraan

·Allah mau pikiran kita dikuasai oleh FA.sebab dengan begitu maka hidup ini akan sangat indah.

oApa yang mengasai pikiran kita

oBiarlah hanya Allah saja yang berdaulat penuh atas pikiran kita

oBiarkan IA mengasai seluruh pikiran ini.

  1. PIKIRAN SEPERTI

Kita sudah melihat bahwa ada sisi progresifitas dalam diri Abraham terhadap pikirannya.Pikirannya bukan hanya dipengaruhi,namun juga telah dikuasai oleh Tuhan dan hal tersebut membuat tindakannya berkenan di hadapn-Nya. Namun kalau kita melihat ayat ini… Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.artinya adalah benar bahwa pikiran Abraham telah dikuasai oleh Tuhan..karena ia berpikir bahwa Tuhan sanggup membangkitkan orang dari kematian.Dalam pikiran Abraham adalah bila Isak mati…maka Isak akan dibangkitkan oleh Tuhan. Itu bisa saja terjadi namun dalam bagian ini ada fakta baru yang diajarkan oleh Allah bagi kita adalah bahwa Tuhan ingin pikiran kita bukan saja di pengaruhui dan dikuasai oleh Allah saja namun Allah ingin pikiran kita seperti pikiran-NYA.Abraham belum mencapai hal tersebut,buktinya adalah Tuhan memberikan domba jantan kepadanya (Kej 22:10-13) untuk mengganti Isak, dan bukan kematian Isak sebagai korban.Sebab kita temukan bahwa Tuhan ingin melihat seberapa besar kepercayaan dan loyalitas Abraham terhadap Tuhan.Tuhan ingin pikiran orang percaya seperti pikirannya yaitu tidak seperti pikiran dunia (Filipi 3:19), yaitu pikiran yang hanya memikirkan perkara-perkara jasmaniah yang semu dan sementara ini.Pikiran yang hanya difokuskan untuk menyenangkan dan memuaskan nafsu saja.Pikiran yang hanya tertuju kepada kebendaan dan materi.Kecantikan fisik dan bukan kemenangan dan keselamatan jiwa.Pikiran yang hanya mementingkan diri sendiri dan tidak pernah perduli dengan orang lain.Pikiran yang memikirkan perkara yang jauh dari kebenaran yang sejati.

Perlu diketahui bahwa Allah ingin kita berpikir seperti ia berpikir,sehingga menghasilkan sesuatu yang baik dan benar.Paulus menulis dalam I Korintus

2:16 Sebab: “Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?” Tetapi kami memiliki pikiran Kristus. Rasul Paulus berkata bahwa siapa yang dapat mengetahui pikiran Tuhan?….tetapi berarti dia tahu karena dia memiliki pikiran Kristus.Pikiran Kristus adalah :

·Investasi yang bernilai kekekalanKol 3:2

oProyek Ilahi dimuka bumi = Jiwa-jiwa untuk Yesus

·Perkara-perkara yang benarFilipi 4:8 vs Filipi 3:19

·Keselamatan jiwa yang abadi.

Kerendahan Hati dan Ketaatan

November 4th, 2008 by herysim

Yesus tokoh paling berpengaruh

Banyak tokoh-tokoh dunia berhasil karena banyaknya peluang dan prasarana yang memadai untuk mencapai keberhasilan mereka. Beberapa faktor keberhasilan mereka antara lain : 

1. Kekuasaan, terutama dalam pemerintahan dan ekspansi wilayah.
2. Kekayaan/kemakmuran.
3. Umur.

Bagaimana dengan Yesus ? 

1. Kekuasaan. Banyak tokoh sukses karena berhasil mempengaruhi wilayah pendudukannya dengan ajaran yang dibawanya. Ternyata Yesus tidak pernah memerintah suatu negara manapun, dan tidak pernah mengajak bangsa Yahudi untuk melawan pemerintahan penjajah pada saat itu. Ia bahkan menganjurkan pengikutNya untuk membayar pajak pada kaisar. Yesus pun ditolak habis-habisan oleh sebagian besar bangsa Yahudi sampai sekarang ini. 

2. Kekayaan/kemakmuran. Yesus dilahirkan dalam keadaan miskin, sampai harus lahir di kandang binatang. Yesus memanggil murid-muridNya yang rata-rata dari golongan menengah ke bawah. 

3. Umur. Banyak tokoh sukses karena umur yang panjang. Sehingga banyak waktu untuk menyebarkan ajarannya. Kebijaksanaan juga biasanya meningkat di usia senja (bukannya makin parah menjelang ajal!). Pelayanan Yesus sangat singkat, tidak lebih dari 4 tahun, dan Ia mati disalib pada usia 30-an tahun. Sangat singkat bukan ?Ada juga yang mengkaitkan dengan mitos-mitos Yunani, dengan dewa-dewa yang selama ini dikenal. Ternyata berbeda jauuuuuuhhhh. Yesus bukan seorang superhero dalam mitos-mitos Yunani, datang bak Superman mengalahkan musuh-musuhnya dengan kekuatan fisiknya yang ruarr….biasa.

Perbedaan ini terlihat jelas dalam Matius 26
Ayat
48 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: “Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia.”
49 Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Salam Rabi,” lalu mencium Dia.
50 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Hai teman, untuk itukah engkau datang?” Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.
51 Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.
52 Maka kata Yesus kepadanya: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.
53 Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?
54 Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?”
55 Pada saat itu Yesus berkata kepada orang banyak: “Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku? Padahal tiap-tiap hari Aku duduk mengajar di Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku.
56 Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi.” Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.

Jadi siapa Yesus itu ? Yesus jelas bukan siapa-siapa (Jesus is nobody).

Tapi mengapa Ia menjadi tokoh dunia ? Bukankah lebih banyak tokoh lain yang lebih berpeluang ?

Kunci pengajarannya adalah :

KERENDAHAN HATI DAN KETAATAN !Di tengah bangsa Yahudi yang sangat keras, Yesus telah melembutkan karakter pengikutNya. Seringkali mereka salah tangkap akan pengajaran yang disampaikan Yesus, karena keterkaitan dengan tata cara ajaran Yahudi yang mereka kenal selama ini, sampai akhirnya mereka sadar apa yang dimaksudkanNya.

Banyak hal-hal yang sifatnya lahiriah dalam tradisi Yahudi dikritik habis-habisan oleh Yesus.

Matius 5
Ayat
44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?

Matius 6
Ayat
1 “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.
2 Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
3 Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
4 Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”
5 “Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
6 Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

Matius 6
Ayat
16 “Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
17 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,
18 supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

Penyaliban Yesus merupakan inti penolakan sebagian besar bangsa Yahudi. Mereka kecewa karena Mesias yang mereka damba-dambakan untuk melepaskan diri dari penjajahan Romawi malah bukan siapa-siapa. Mata hati mereka tertutup, meski mereka melihat dengan mata kepala sendiri ajaran-ajaran dan mujizat yang dibuatNya. Mereka menginginkan seorang Mesias, seorang raja dalam arti lahiriah, membebaskan mereka dari belenggu penjajahan. Bahkan Yesus dibenci karena menyembuhkan orang pada hari Sabat.

Yohanes 5
Ayat
18 Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.

Kerendahan hati dan ketaatan yang seharusnya ada dalam hati manusia telah diteladankan dalam hidup keseharian Yesus, dan bukan teori belaka.

Yohanes 8
Ayat
1 tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun.
2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: “Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?”
6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”
8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: “Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?”
11 Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus: “Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Pengampunan. Itulah yang bisa menyelamatkan hidup manusia. Allah yang begitu besar dan dahsyat, sulit dijangkau akal pikiran manusia, telah menyatakan diri menjadi manusia, memberikan teladan, bukan sekedar teori, tetapi teladan hidup. Tidak heran kebangkitan Yesus menjadi headline di mana mana, karena keteladanan semasa hidupNya, kematianNya serta kebangkitanNya, telah membuka mata banyak umat manusia akan anugerah Allah yang sungguh indah.

Galatia 3
Ayat
12 Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.
13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”
14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
15 Saudara-saudara, baiklah kupergunakan suatu contoh dari hidup sehari-hari. Suatu wasiat yang telah disahkan, sekalipun ia dari manusia, tidak dapat dibatalkan atau ditambahi oleh seorangpun.
16 Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan “kepada keturunan-keturunannya” seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: “dan kepada keturunanmu”, yaitu Kristus.
17 Maksudku ialah: Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya.
18 Sebab, jikalau apa yang ditentukan Allah berasal dari hukum Taurat, ia tidak berasal dari janji; tetapi justru oleh janjilah Allah telah menganugerahkan kasih karunia-Nya kepada Abraham.
19 Kalau demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia ditambahkan oleh karena pelanggaran-pelanggaran–sampai datang keturunan yang dimaksud oleh janji itu–dan ia disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara.
20 Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, sedangkan Allah adalah satu.
21 Kalau demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang kebenaran berasal dari hukum Taurat.
22 Tetapi Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah kekuasaan dosa, supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya.
23 Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.
24 Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman.
25 Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun.
26 Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.
27 Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.
28 Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.
29 Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Filipi 2
Ayat
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
11 dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Galatia 2
Ayat
20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Yesus tokoh paling berpengaruh, tetapi Ia telah menjadi contoh teladan bagi banyak orang dan telah mengubah kehidupan banyak orang. Itulah kasih abadi Tuhan yang telah dinyatakan bagi manusia. Percaya atau tidak, terserah anda !

 

 

IMAGINE

October 28th, 2008 by herysim

IMAGINE

By John Lennon-

Peace to everyone

 

 

 

Imagine there’s no heaven

It’s easy if you try

No hell below us

Above us only sky

 

Imagine all the people

Living for today

 

Imagine there’s no countrie

It isn’t hard to do

Nothing to kill or die for

And no religion too

 

Imagine all the people

Living live in peace

 

You may say im dreamer

But i‘m not the only one

I hope someday you ‘ll join us

And the world will be as one

 

Imagine no possessions

I wonder if you can

No need for greed or hunger

A brotherhood of man

 

Imagine all the people

Sharing all the world

 

You may say im dreamer

But i‘m not the only one

I hope someday you ‘ll join us

And the world will be as one

 

 

Life is just ……

  What happens to you

While You’ re busy

         Making other plans

GLOBAL CASHLESS SOCIETY

October 5th, 2008 by herysim

Sistem Akhir Zaman
GLOBAL CASHLESS SOCIETY



Era Sistem Pembayaran Tanpa Uang (Cashless) Telah Tiba Setelah bertahun-tahun melakukan perencanaan, penelitian dan pengembangan, lembaga-lembaga keuangan dunia akhirnya memperkenalkan Sistem Pembayaran Tanpa Uang (GLOBAL CASHLESS SOCIETY).


MONDEX adalah nama perusahaan yang menyediakan sistem pembayaran Cash ini dan sistem ini telah dibeli oleh lebih dari 20 negara-negara besar. Sistem ini diciptakan pada tahun 1993 oleh seorang Bankir London bernama Tim Jones dan Graham Higgins dari NATWEST COUTTS, sebuah bank pribadi dari keluarga kerajaan Inggris.

Sistem ini menerapkan teknologi SMART CARD (Red : Teknologi yang dipakai oleh kartu SIM GSM) yang memakai microchips dilekatkan pada kartu plastik (Red : Credit Card) dan mampu menyimpan informasi elektronis seperti pembayaran, identifikasi maupun bermacam-macam informasi penting lainnya. Semua transaksi dimungkinkan melalui penerapan SET (Secure Electronic Transaction = Transaksi Eletronik yang aman).

MONDEX adalah singkatan dari MONETERY dan DEXTER. Berdasarkan Webster’s Dictionary Encyclopedia (Kamus Webster) arti dari kata-kata tersebut adalah :
• Monetery : Segala sesuatu yang ber-hubungan dengan keuangan.
• Dexter : Menunjukkan lokasi yang ada di tangan kanan manusia.
• Set : Dewa orang Mesir, setan atau iblis.

Pemakaian kartu ini dilengkapi dengan sebuah alat lain yang disebut dengan PET (Personal Electronic Transfer). Alat ini berbentuk seperti kalkulator mini yang memungkinkan anda untuk melakukan pertukaran uang (transaksi) dengan pemakai kartu yang lain. Sistem kartu ini juga dapat bekerja dengan NORTEL BELL VISTA 360 Phone, MILLENIUM Pay Phones, ATM, PC, INTERNET dan banyak perusahaan.

Sistem Pembayaran tanpa uang kontan ini telah diuji intensif di kota Guelph, Ontario, Canada, di Amerika dan Inggris. Bahkan semua Bank di Canada telah menandatangani kontrak untuk memakai sistem MONDEX ini dan akan mengembangkannya segera. Rencana sementara adalah untuk menyebarluaskan sistem ini pada tahun 1998.

Adalah CIBC (Canadian International Bank of Commerce) Sebuah Instansi Perbankan Canada yang bahkan telah membuka sebuah kantor cabang yang tidak memakai uang (cashless) di NORTEL, Brampton, Ontario.

Lebih dari 250 perusahaan di 20 negara diikut sertakan untuk mengembangkan serta memperkenalkan sistem MONDEX ini dan banyak negara telah membeli sistem ini untuk memakainya seperti Inggris, Canada, Amerika, Australia, New Zealand, Israel, Hongkong, China, INDONESIA, Macau, Malaysia, Philiphina, Singapura, Thailand, Sri Lanka, Costa Rica, Guatemala, Nicaragua, Panama, Honduras, El Salvador dan Belize. Negara Eropa Bersatu diperkirakan akan menerapkan sistem MONDEX ini sebagai mata Uang Tunggal mereka.

Banyak sistem SMARTCARD lain akan muncul seperti MONDEX terutama sejak MASTER CARD membeli 51% saham perusahaan ini. Namun NATWEST masih akan tetap memegang pimpinan dalam pe-ngembangan dan penerapannya. Ini adalah keadaan akhir yang berubah menjadi kenyataan “global”, dicetuskan oleh Robin O’Kelly dari Mondex International. “Dengan dukungan dari Master Card, tak ada satupun yang dapat menghalangi sistem MONDEX untuk menjadi Standar Internasional.”

Pada saat ini kesan pemakaian kartu credit mulai disukai orang banyak, karena dinilai aman dari faktor-faktor kerusakan, kehilangan maupun aman dari pencurian. Tetapi semua sistem ini akan bertujuan akhir kepada sebuah sistem dimana microchip bukan hanya dilekatkan dalam kartu credit, tetapi akan dimasukkan (disimpan) dalam tubuh manusia sendiri seperti yang dapat dilakukan sekarang oleh microchip PET Identification System.

INFOPET adalah satu dari beberapa perusahaan yang membuat alat untuk mengimplementasi Bio-Chip kedalam kulit binatang. Chip tersebut akan dibaca oleh scanner (Red : alat pembaca kode-kode), lalu mengidentifikasi pemiliknya dan akan menghasilkan sebuah file tertentu tentang pemilik code tersebut dalam komputer. Sistem ini diciptakan untuk dapat membaca lebih dari 1 milyar pet (identifikasi) melalui satelit dan menara telepon selullar.

MOTOROLLA yang memproduksi micro-chips untuk MONDEX SMARTCARD telah juga mengembangkan bio-chips yang dapat diimplementasikan dalam tubuh manusia. Biochip itu bernama BT 952000 chip yang dirancang oleh Dr. Carl Sanders yang ditugaskan dalam Konperensi 17 NEW WORLD ORDER untuk mengembangkan sebuah alat dalam tubuh manusia yang akan dipakai untuk tujuan Ekonomi dan Identifikasi.

Biochip tersebut berukuran panjang 7 mm dan lebar 0.75 mm, kira-kira berukuran seperti sebutir padi. Bio-chip itu memiliki sebuah pemancar dan betere lithium yang dapat diisi kembali. Pengisian batere tersebut dilakukan melalui Rangkaian Thermo Couple yang mendapatkan energi listrik dari perbedaan suhu tubuh manusia. Mereka menemukan hanya dua tempat yang cocok dan efisien dalam tubuh manusia untuk bio-chip tersebut, yaitu di DAHI DEPAN persis di bawah garis rambut dan di belakang tangan terutama di TANGAN KANAN.

 


Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya. (Wahyu 13:16).


Sebenarnya Dr. Sanders agak kuatir untuk menggunakan batere lithium untuk bio-chip tersebut, karena apabila batere lithium itu pecah atau bocor akan mengakibatkan bisul yang jahat dan sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

 


Maka pergilah malaikat yang pertama dan ia menumpahkan cawannya ke atas bumi. Maka timbullah bisul yang jahat dan yang berbahaya pada semua orang yang memakai tanda dari binatang itu dan yang menyembah patungnya. (Wahyu 16:2).

Setelah Dr. Sanders meninggalkan proyek tersebut, dia mendengarkan firman Tuhan dari Kitab Wahyu yang ditulis dalam Alkitab tentang Tanda dari Binatang itu” (Red : Antikris). Oleh Kitab Wahyu kemudian dia bertobat, hidup baru dan saat ini aktif dalam mengadakan seminar-seminar dengan topik ini. Dr. Sanders adalah penemu dari obat-obatan khusus, alat-alat pengawasan (mata-mata) dan keamanan yang dipakai oleh FBI, CIA, IRS, IBM, GE, Honeywell dan Teledyne. Dia juga menerima penghargaan dari Presiden dan Gubernur untuk desain dan mutu (keunggulan).


Kata bahasa Yunani dalam Alkitab untuk tanda binatang tersebut adalah Charagma yang berarti garutan, goresan, cap (stempel), lencana atau tanda perbudakan, perhambaan atau kerja paksa. Bilangan 666 adalah ungkapan Yunani untuk Chi Xi Stigma yang berarti menusuk atau menggoreskan sebuah tanda sebagai tanda kepemilikan.

Untuk pengembangan industri Smart Card yang dihasilkan oleh GEMPLUS (Red : Penghasil kartu SIM GSM) dan US DOD (Departemen Pertahanan AS) tersebut dipilih perusahaan MARC (Multi-technology Automated Reader Card).

Nama kode untuk proyek pengembangan ini adalah “TESSERA”. TESSERA adalah tanda bangsa Roma yang ditempel di tubuh seorang budak sebagai tanda memilikinya, dimana apabila tanda itu dihapus akan meninggalkan bekas pada tubuh budak tersebut. Pada tahun 1996 dihasilkan sebuah perjanjian yang dibuat oleh GEMPLUS untuk memproduksi Smart Cards yang akan dipakai untuk implementasi sistem Mondex untuk seluruh dunia.

AT&T Lucent Technologies membeli license (izin) untuk mengoperasikan MONDEX di AS. Logo mereka adalah simbol dari Ular Naga Matahari atau Naga Merah yang adalah setan sendiri.

Lucent sendiri adalah singkatan dari LUCIFER ENTERPRISES (perusahaan Lucifer). Mereka kelihatannya begitu menyolok dalam memberikan nama untuk produk-produk mereka. STYX (sungai di Hades), JANUS (Tuhan berwajah 2) dan INFERNO yang dipromosikan dari “Inferno” yaitu sebuah cerita tentang iblis di neraka. Lingkaran api menandakan Dewa kuno. Perusahaan ini memilih untuk memindahkan kantor mereka ke Fifth Avenue 666 di Manhattan.

“Hari telah hilang, udara kegelapan memanggil semua ciptaan di dunia kepada kegelapannya yang sunyi, sementara aku sendiri sedang menyiapkan diri untuk berperang” Inferno, Dante Canto II.

Salah satu penemuan mereka yang paling dibanggakan adalah TTS (Text To Speech) dimana mereka memberikan kehidupan kepada benda mati untuk berbicara seperti layaknya manusia hidup. Hal ini merupakan penggenapan firman dalam Wahyu.

Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang yang tidak menyembah patung binatang itu dibunuh. (Wahyu 13:15).

Karena tidak praktis untuk menempatkan microchip pada setiap produk dalam dunia perdagangan, maka pemakaian UPC BARCODE akan menjadi pilihan utama yang terbaik. Satu hal saat ini tidak disadari oleh manusia adalah sebenarnya kita telah memakai dan mempergunakan “tanda binatang” itu dalam kehidupan kita sehari-hari. Setiap UPC BARCODE mengandung angka 666. Anda akan menemukan dua versi dari kode ini di pasaran. Yang paling sering adalah yang mengandung 10 angka dan dibagi menjadi 2 bagian. Versi yang lain hanya mempunyai 6 angka. Dalam versi ini terdapat 3 buah bar yang tidak terindentifikasi. Bar-bar tersebut adalah 6, 6 dan 6. Bar-bar ini disebut dengan bar pemisah, karena berfungsi untuk memberi tahu scanner tentang awal dan akhir dari pembacaan scanner.

Yang penting disini ialah hikmat barang siapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam. (Wahyu 13:18).

PROYEK LUCID ( A UNIVERSAL INFORMATION IDENTIFICATION SYSTEM)

Sistem LUCID adalah sistem yang dirancang untuk memonitor keadaan setiap orang yang diterbitkan oleh UNIVERSAL BIOMETRIC CARD) sama seperti MARC atau MONDEX.

Sistem ini dirancang oleh Jean-Paul-Creusat, MD dan UN-INEA (United Nation International Enforcement officers Association). Sebuah artikel pernah muncul di majalah NARC OFFICER yang menerangkan tentang sistem ini. Sistem ini sangat mirip dengan UN GLOBAL SECURITY PROGRAMME (Program Keamanan Global PBB).

Adalah Texe Marrs yang menulis sebuah buku mengenai Proyek LUCID berkata bahwa ketidak sesuaian singkatan LUCID tersebut telah membawa kecurigaan kepadanya bahwa singkatan LUC-ID kemungkinan besar berasal dari LUCIFER’s IDENTIFICATION (Red : Identifikasi Lucifer). Banyak bagian daripada NEW GLOBAL ORDER adalah berasal dari Okultisme. Aliran kebatinan atau antikris dan kelihatannya mereka suka memakai pernyataan-pernyataan yang terselubung. Dengan sistem LUCID, maka semua kegiatan masyarakat, transaksi jual beli maupun apapun juga akan dapat dideteksi dan diidentifikasi oleh penguasa di sebuah negara. Dengan demikian penguasa akan sangat mencampuri urusan (kegiatan) yang dilakukan oleh setiap orang.

Simon Davies dari PRIVACY INTERNATIONAL meneliti tujuan dan visi dari MONDEX yang mengklaim bahwa mereka sedang memonitor semua transaksi sebagai proyek percontohan yang akan menembus kebiasaan hukum perdagangan.

Sebagian besar dari pendiri MONDEX adalah berasal dari Bank-Bank yang tergabung dalam CLUB OF THE ISLES (Red: Isles adalah nama sebuah kepulauan di Inggris). Bank HOUSE OF WINDSOR yang mempunyai tujuan utama akan adanya Ekonomi Global. Melalui pertemuan-pertemuan rahasia dan strategi mereka, perkumpulan MASONIC (aliran kebatinan) yang sangat kuat ini mempengaruhi dunia politik, keuangan, tenaga kerja bahkan kebijak-sanaan maupun struktur dari PBB. Tujuan akhir mereka adalah NEW WOLRD ORDER (Pemerintahan Dunia Baru) yang didasarkan atas sebuah pemerintahan global, sebuah agama global dan sebuah sistem ekonomi global secara elektronik.

Tentang seorang yang disebut Binatang dalam Kitab Wahyu dan bilangan dari namanya 666, dia adalah THE LORD OF THE ISLES, sebuah figur dunia yang disembah banyak orang, tetapi dia juga mengelabui banyak orang sehingga banyak orang sama sekali tidak memperhitungkan kekuatannya. Dia dan keluarganya adalah yang pertama kalinya dipublikasikan menerima microchip diimplementasi (dicap), dimana acara itu disiarkan keseluruh dunia oleh CNN pada bulan Maret 1996. Tetapi dunia terlalu sibuk dengan masalahnya sendiri dan terlalu tak acuh sehingga mereka dapat meneruskan pekerjaannya dengan rahasia.

Selain itu masih terdapat ratusan perusahaan dan orang lain terlibat dalam proyek implementasi GLOBAL CASHLESS ECONOMY, tetapi yang diutarakan disini hanyalah beberapa dari yang ada. Hal ini akan memberikan anda sebuah perkenalan singkat tentang tanda dari binatang tersebut dan bagaimana hal itu dapat diterapkan. Saya juga akan mengetengahkan tentang beberapa simbol dari pada MONDEX.

Logo dari MONDEX mengandung 3 lingkaran yang tersambung, simbol yang hanya terdapat di okultisme kebatinan. Arti umum dari pada simbol tersebut adalah tiga dewa dari Mesir atau Egyptian / PAGAN Trinitas yang bernama Isis, Osiris, Horus, tetapi di dalam Alkitab disebut dengan Ashtoreth, Nimrod, Tammuz/Baal.

Pagan Trinitas adalah tiga dewa yang termanifestasi dalam satu seperti menirukan Trinitas Kristen yang dimanifestasikan dalam tiga cara.

Simbol ini juga dipakai oleh sebuah kerajaan di Inggris dan sebuah perkumpulan orang asing yang didirikan oleh NERO pada tahun 55 sesudah Masehi. Rantai emas yang pada mulanya merupakan lambang dari penjara, perbudakan dan kekalahan, disini juga diartikan sebagai peringatan akan adanya hubungan langsung antara surga dan bumi (seperti Menara Babel). Ini adalah “Rantai Emas Homer” dimana menurut pembuat ceritanya, Allah dihukum dan diperintahkan untuk turun dari surga ke bumi.

Simbol MONDEX yang lainnya adalah Kupu-Kupu. Simbol ini mempunyai arti mistik yang bermacam-macam, yang utama adalah “Penangkap Jiwa”. Bahasa Yunani untuk kupu-kupu dan jiwa adalah “Psyche”. Apakah ini berarti bahwa menerima Tanda dari binatang itu atau sebuah persekutuan dengan iblis akan mengakibatkan kita kehilangan jiwa kita ?

Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga menyusul mereka dan berkata dengan suara nyaring, “Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murkaNya dan ia akan disiksa dengan api dan belerang didepan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba. Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu dan barang siapa yang telah menerima tanda namanya.” (Wahyu 14:9-11).
(Red : binatang = manusia durhaka).

APA YANG TERJADI JIKA KITA TIDAK MENERIMA SISTEM INI?

Pertama kali anda akan menerima kesulitan dalam membayar (Wahyu 13:17 : Dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain daripada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya). Anda juga akan dikenai biaya tambahan yang tinggi kalau masih memakai sistem pembayaran dengan uang (cheque) sampai sistem pembayaran cara ini dihapus sama sekali. Anda akan dipaksa untuk memakai sistem otomatis dan elektronik ini untuk membayar semua tagihan belanja anda. Home Banking melalui PC (komputer) maupun telepon akan menjadi sangat penting perannya, sama seperti adanya ATM yang akan menggantikan semua fungsi dari bank. Uang kontan semakin lama semakin sulit didapat. Uang akan ditarik dari peredaran dan Smartcard akan menggantikannya. Anda juga tidak akan bebas untuk membeli makanan di toko-toko makanan seperti saat ini. Pertukaran emas dan perak juga tidak akan dibolehkan tanpa adanya ijin dari dealer.

Mesias berkata kepada kita untuk terus mempunyai pengharapan dan tidak berputus asa, sebab Dia akan datang segera. Dia berkata agar kita jangan hidup dengan kekuatiran terutama dengan kejadian di sekitar kita. Kita harus terus berjaga-jaga sampai Tuhan datang, karena Tuhan akan mempercepat waktu kedatanganNya.

Siapakah hamba yang setia dan bijaksana,yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberi mereka makan pada waktunya ? Berbahagialah hamba yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya datang. (Matius 24:45-46).

BUATLAH KOMITMEN HARI INI

Buatlah komitmen hari ini bahwa anda tidak akan pernah memakai sistem pembayaran tanpa uang ini, maupun menerima tanda dari binatang (Red : antikris atau 666).

Belakangan ini kekacauan, bencana alam maupun situasi dunia yang semakin memburuk membuat manusia lupa dan tidak berjaga-jaga. Akan ada orang yang menciptakan krisis yang akan mempercepat adanya kebutuhan globalisasi (unit) yang nantinya akan menyerahkan semua hak-hak, privacy, kebebasan maupun hak milik kita kepada sistem yang menamakan dirinya (berkedok) “Kedamaian dan Keamanan.” Menghindarlah (larilah), bukan untuk menyelamatkan tubuhmu, tetapi untuk dapat hidup sesuai dengan kepenuhan Roh Allah, sehingga kita akan hidup dalam kerajaan Allah.

Yohanes 14:6 :
Kata Yesus kepadanya : “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak seorangpun yang datang kepada Bapa (=Allah) kalau tidak melalui Aku.”

Roma 6:23 :
“Sebab upah dosa ialah maut, tetapi kasih karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

 

Jadilah Pelita

September 14th, 2008 by herysim

Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita. Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa pelita? Kan sama saja buat saya! Saya bisa pulang kok.” Dengan lembut sahabatnya menjawab, “Ini agar orang lain bisa melihat kamu, biar mereka tidak menabrakmu.” Akhirnya orang buta itu setuju untuk membawa pelita tersebut. Tak berapa lama, dalam perjalanan, seorang pejalan menabrak si buta. Dalam kagetnya, ia mengomel, “Hei, kamu kan punya mata! Beri jalan buat orang buta dong!” Tanpa berbalas sapa, mereka pun saling berlalu.

Lebih lanjut, seorang pejalan lainnya menabrak si buta. Kali ini si buta bertambah marah, “Apa kamu buta? Tidak bisa lihat ya? Aku bawa pelita ini supaya kamu bisa lihat!” Pejalan itu menukas, “Kamu yang buta! Apa kamu tidak lihat, pelitamu sudah padam!” Si buta tertegun…. Menyadari situasi itu, penabraknya meminta maaf, “Oh, maaf, sayalah yang ‘buta’, saya tidak melihat bahwa Anda adalah orang buta.”

Si buta tersipu menjawab, “Tidak apa-apa, maafkan saya juga atas kata-kata kasar saya.” Dengan tulus, si penabrak membantu menyalakan kembali pelita yang dibawa si buta. Mereka pun melanjutkan perjalanan masing-masing.

Dalam perjalanan selanjutnya, ada lagi pejalan yang menabrak orang buta kita. Kali ini, si buta lebih berhati-hati, dia bertanya dengan santun, “Maaf, apakah pelita saya padam?” Penabraknya menjawab, “Lho, saya justru mau menanyakan hal yang sama.” Senyap sejenak… secara berbarengan mereka bertanya, “Apakah Anda orang buta?” Secara serempak pun mereka menjawab, “Iya…,” sembari meledak dalam tawa. Mereka pun berupaya saling membantu menemukan kembali pelita mereka yang berjatuhan sehabis bertabrakan.

Pada waktu itu juga, seseorang lewat. Dalam keremangan malam, nyaris saja ia menubruk kedua orang yang sedang mencari-cari pelita tersebut. Ia pun berlalu, tanpa mengetahui bahwa mereka adalah orang buta. Timbul pikiran dalam benak orang ini, “Rasanya saya perlu membawa pelita juga, jadi saya bisa melihat jalan dengan lebih baik, orang lain juga bisa ikut melihat jalan mereka.”

Pelita melambangkan terang kebijaksanaan. Membawa pelita berarti menjalankan kebijaksanaan dalam hidup. Pelita, sama halnya dengan kebijaksanaan, melindungi kita dan pihak lain dari berbagai aral rintangan (tabrakan!).

Si buta pertama mewakili mereka yang terselubungi kegelapan batin, keangkuhan, kebebalan, ego, dan kemarahan. Selalu menunjuk ke arah orang lain, tidak sadar bahwa lebih banyak jarinya yang menunjuk ke arah dirinya sendiri. Dalam perjalanan “pulang”, ia belajar menjadi bijak melalui peristiwa demi peristiwa yang dialaminya. Ia menjadi lebih rendah hati karena menyadari kebutaannya dan dengan adanya belas kasih dari pihak lain. Ia juga belajar menjadi pemaaf.

Penabrak pertama mewakili orang-orang pada umumnya, yang kurang kesadaran, yang kurang peduli. Kadang, mereka memilih untuk “membuta” walaupun mereka bisa melihat. Penabrak kedua mewakili mereka yang seolah bertentangan dengan kita, yang sebetulnya menunjukkan kekeliruan kita, sengaja atau tidak sengaja. Mereka bisa menjadi guru-guru terbaik kita. Tak seorang pun yang mau jadi buta, sudah selayaknya kita saling memaklumi dan saling membantu. Orang buta kedua mewakili mereka yang sama-sama gelap batin dengan kita. Betapa sulitnya menyalakan pelita kalau kita bahkan tidak bisa melihat pelitanya. Orang buta sulit menuntun orang buta lainnya. Itulah pentingnya untuk terus belajar agar kita menjadi makin melek, semakin bijaksana. Orang terakhir yang lewat mewakili mereka yang cukup sadar akan pentingnya memiliki pelita kebijaksanaan.

Sudahkah kita sulut pelita dalam diri kita masing-masing? Jika sudah, apakah nyalanya masih terang, atau bahkan nyaris padam? JADILAH PELITA, bagi diri kita sendiri dan sekitar kita. Sebuah pepatah berusia 25 abad mengatakan: Sejuta pelita dapat dinyalakan dari sebuah pelita, dan nyala pelita pertama tidak akan meredup. Pelita kebijaksanaan pun, tak kan pernah habis terbagi.

With GOD we Can

 

faith is the substance

September 7th, 2008 by herysim

Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakannya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui. Karena iman ia diam ditanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan disitu ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu." Ibr 11:8-9.

Saudara yang terkasih, kita semua tahu bahwa Abraham digelari sebagai bapak orang beriman. Mengapa ia disebut bapak orang beriman? Karena Abraham mentaati Tuhan dengan iman. Abraham pergi dengan iman tanpa mengetahui tujuannyaia hanya taat, taat dengan iman.

Apakah iman itu? Ibr 11:1, "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat."


Jadi iman itu adalah suatu dasar/fondasi dari yang kita harapkan. Sebelum adanya suatu fondasi, maka kita tidak bisa membangun! Iman adalah awal/modal dasar kita. Iman tidak sama dengan Percaya!

Percaya itu contohnya seperti kita percaya jika besok pagi matahari akan terbit di sebelah Timur. Kita tidak perlu iman untuk itu, karena itu pasti akan terjadi. Tetapi jika kita tidak punya uang tetapi mau mempunyai gedung yang jutaan dollar harganya…kita perlu iman!! Iman menjadikan segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin! Iman adalah permulaan, dasarnya! Tentu saja bukan iman yang ngawur atau dibuat-buat, seperti kita melihat sebuah mobil mewah lalu kita imani supaya menjadi milik kita. Iman itu harus datang dari Tuhan, karena Dialah pemberi iman itu! Abraham mendengar suara Tuhan dan janji Tuhan lalu ia beriman atasnya. Tuhan memperhitungkan kepercayaan (iman) Abraham sebagai kebenaran.

Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah." Ibr 11:10. Saudara, perhatikan ayat ini baik-baik…lalu siapakah dasar itu? Dasar itu adalah Yesus. Yang merencanakan: Yesus, yang membangun juga Yesus! Jadi dimana bagian kita?? Tidak ada….! Semua dari Dia, oleh Dia dan untuk Dia! Abraham mengerti ini, itulah sebabnya ia berani pergi walaupun tidak jelas kemana, tetapi ia tetap pergi seperti yang Tuhan suruhkan. "Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham" Gal 3:6-7. Apakah saudara hidup dengan iman? Waktu kita hidup dari iman, maka iman seperti Abraham itu akan kita miliki.

Apakah itu iman yang dibenarkan? Iman yang dibenarkan adalah yang tahu iman itu dari Allah dan melangkah didalam ketaatan. Karena iman tanpa perbuatan adalah mati, sia-sia!

Sekarang mari kita lihat satu sisi lain, yaitu dari Yesus. "Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." Yoh 14:6. Kebenaran itu bukanlah terdiri dari kata-kata tetapi adalah suatu pribadi!
Yesus berkata: "Sesungguhnya diantara orang yang hadir dsini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya" Mat 16:28. Banyak orang berpikir bahwa perkataan Yesus ini tidak tergenapi, karena mereka semua sudah mati dan Tuhan Yesus belum datang juga sebagai Raja. Saudara, mari kita melihat ayat-ayat selanjutnya, kejadian pada waktu Yesus dimuliakan diatas gunung, "Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Disitu mereka sendiri saja. Lalu Yesus berubah rupa didepan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang." Mat 17:1-2. Ternyata sesungguhnya apa yang dikatakan Yesus terjadi enam hari kemudian. Petrus, Yakobus dan Yohanes melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya!

Saudara, kerajaan Allah ada didalammu! Coba bandingkan Mat 17:4 dengan Mrk 9:5, "Kata Petrus kepada Yesus: "Rabi, betapa bahagianya kami berada ditempat ini. Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu unutk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena mereka sangat ketakutan." Petrus yang sifatnya sok tahu, ia cuma asal ngomong saja mengenai mendirikan tenda. Membuat tenda berarti: akan diam (tinggal didalam tenda), stop, tidak mengalir lagi, tidak bergerak! Berapa banyak dari kita yang mendirikan tenda buat Tuhan dan menaruh Tuhan didalamnya sehingga kita berhenti (tidak ada kemajuan) didalam hubungan dengan Tuhan, pelayanan, dll. Hidup kita harus ada movement bukannya monument!! Allah tidak mau kuasa-Nya dijadikan monument. Tuhan tidak suka orang yang suam-suam. "Pada waktu itu Aku akan menggeledah Yerusalem dengan memakai obor dan akan menghukum orang-orang yang telah mengental seperti anggur diatas endapannya dan yang berkata dalam hatinya: Tuhan tidak berbuat baik dan tidak berbuat jahat" Zef 1:12. Orang yang mengental, ia tidak bergerak kemana-mana.

"Saudara-saudaraKu yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan yang sebenarnya." 1 Yoh 3:2. Kita berharap didalam iman kepada Yesus, bahwa kita satu hari nanti akan melihat Yesus didalam kemuliaan-Nya, rupa yang sesungguhnya. Rupa Yesus yang sesungguhnya bukanlah seperti yang kita lihat digambar atau di patung tetapi seperti yang tertulis di Why 1:13-16. Dia Allah yang dahsyat…!!! Penuh kemuliaan…! Harapan mulia itu, Yesus!

Yesus adalah dasar iman kita!

Mengejar Matahari

July 22nd, 2008 by herysim

MENGEJAR MATAHARI

( KEJ 15 : 6  )

            Mengejar matahari…?Apakah hal ini mungkin dilakukan…?Jangankan mengejar matahari mengejar maling yang tadi malam saja aku tidak sanggup,jawab sorang anak ketika mendengar kalimat ini.Mengejar matahari bukanlah juga sebuah judul film atau sinetron terbaru yang akan beredar atau judul dari sebuah buku yang akan laris manis di bursa penjualan buku.Namun mengejar matahari adalah sebuah gambaran kehidupan yang dilakoni anak manusia di muka bumi ini saat ia di perhadapkan pada situasi dan kondisi yang tidak mungkin didapat dikaji  menurut logika manusia. Antara cita-cita atau impian yang besar dengan kenyataan yang ada di hadapannya.

Artinya mengejar matahari merupakan sebuah istilah motivasi untuk menggapai sebuah impian yang tidak mungkin didapati dengan kekuatan manusia namun dapat di kerjakan atau digapai dengan suatu kekuatan Adikodrati yang luar biasa.

            Dalam pembahasan kali ini kita akan melihat sorotan Alkitab yang menjelaskan bahwa mengejar matahari dapat di lakukan,namun dalam versi yang lain maksudnya adalah menggapai janji yang tidak masuk akal namun terjadi dalam kehidupan ini.

Setiap orang percaya pastilah sudah mengenal sosok yang bernama Abraham,ia dikatakan sebagai bapak leluhur orang yang percaya.Hal ini bukanlah tanpa sebab,data-data dalam kitab suci dengan jelas membuktikan pernyataan ini.Lihat saja mulai dari kisah panggilan Abraham dari tanah kelahirannya ( Kej 12 ) yang diwarnai dengan nuansa IMAN lalu dalam kisah-kisah selanjutnya saat janji Tuhan tentang keturunannya juga ditandai dengan IMAN dan kisah-kisah selanjutnya pun Abraham tidak pernah lepas dari IMAN.Oleh sebab itu Abraham masuk dalam salah tokoh IMAN yang dijelaskan dalam kitab Ibrani.

            Secara khusus dalam bagian ini kita akan melihat kisah tentang janji Allah kepada Abraham dalam hal keturunannya.Ayat 5 menuliskan bahwa TUHAN menjanjikan kepada Abraham keturunan dalam jumlah yang sangat besar.Ini merupakan sebuah janji,yang belum terwujudkan dalam hidup Abraham dan ini merupakan sesuatu yang pasti karena Allah sendirilah yang berjanji.Janji-Nya ya dan Amein.Akan tetapi masalah yang di hadapi oleh Abraham adalah bahwa ia sudah lanjut usianya. Dan juga sarai istrinya juga sudah menopouse (mati haid) karena sudah tua.Tetapi dalam bagian ini menjelaskan bahwa Abram PERCAYA … “Lalu percayalah Abram kepada TUHAN,maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran”.

Hal yang pertama yang Abraham lakukan adalah ia PERCAYA terhadap seluruh janji TUHAN kepada dirinya walaupun kalau dilihat dan dikaji dari sudut pandang manusia itu adalah sesuatu yang sangat mustahil dan bertentangan dengan hukum alam.Artinya tidak bisa untuk dilakukan.

            Setelah kisah tersebut Alkitab menceritakan bahwa janji tersebut tidak langsung terbukti ada beberapa kejadian yang terjadi dalam rumah tangga Abraham dan sarai.Dalam Pasal 16 disitu terjadi sesuatu dalam rumah tangga Abraham, atas rekomendasi  sarai maka Abraham mengambil hagar budak sarai untuk menyambung garis keturunan bagi Abraham, sebab sarai berpikir dari rahimnya sudah tidak mungkin “karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak”.Memang pada akhirnya Abraham memiliki anak dari budak itu,namun hal ini bukan atas persetujuan Allah dan janji TUHAN terhadap Abraham tentang keturunannya bukan dari hagar tetapi dari rahim Sarai ( Kej 17:16 ).

Apakah janji TUHAN batal karena perbuatan ketidaktaatan Abraham dan Sarai…..? Sesungguhnya janji TUHAN tidak pernah batal dalam hidup orang percaya namun akibat dari ketidaksabaran dan ketidaktaatan mereka maka ada tuaian yang akan dituai dikemudian hari.

             Akhirnya apa yang dijanjikan TUHAN itu pun terwujudkan dengan sempurna.Seperti yang dijanjikan-NYA pada pasal 15 ia genapi pada pasal 21.Memang antara pasal 15-21 memakan waktu yang cukup lama dan diwarnai dengan beberapa kejadian-kejadian.Namun apa yang sudah di Firmankan oleh DIA itu tetap terlaksana dengan baik.Pada masanya maka Abraham dapat menggendong anak dari rahim sarai Kej 21:2 “Maka mengandunglah Sara,lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki  bagi Abraham pada masa tuanya,pada waktu yang telah ditetapkan,sesuai dengan Firman Allah kepadanya”. Dalam kisah ini ada beberapa hal yang bisa kita ambil,kita renungkan lalu dapat kita aplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, maka hasil seperti yang didapatkan oleh Abraham dan Sara pun dapat kita nikmati dalam kehidupan kita.

            Hal yang PERTAMA adalah PERCAYA, seperti Abraham yang percaya pada janji-janji Allah maka kita seharusnya juga Percaya pada janji-janjinya pada kita.Ada begitu banyak janji Tuhan dalam Alkitab terhadap hidup kita,tugas kita adalah PERCAYA saja.

Yang KEDUA adalah MELANGKAH DENGAN IMAN,percaya tanpa suatu bukti pada hakikatnya adalah mati atau sia-sia.Percaya harus dibuktikan dengan melangkah.Artinya ada action dari kepercayaan kita tersebut.Seperti halnya Abraham saat ia di suruh meninggalkan tanah leluhurnya ia langsung melangkah tanpa ada pertanyaan-pertanyaan kepada Allah.Namun perlu diingat kita jangan asal melangkah.Ada suatu langkah yang salah yang dibuat oleh Sara ketika itu.Karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan ia menggunakan logikanya untuk mendapatkan keturunan akhirnya ia sendiri mengalami kesulitan ( Kej 16:4-6 ).

            Dan hal yang KETIGA adalah SABAR MENUNGGU WAKTUNYA TUHAN.Hal ini sangat perlu diperhatikan sebab ALLAH bertindak menurut ukuran waktunya.Yang pasti Ia tidak pernah terlalu cepat dan tidak terlambat dalam merealisasikan janjinya. Tugas kita adalah menunggu. Memang menunggu adalah pekerjaan yang sangat tidak enak namun disitulah karakter kita dibentuk Allah sangat mengingini kita menjadi orang-orang yang sabar,tidak ngotot dan tergesa-gesa dalam membuat sebuah keputusan.Abraham dan Sarai pernah sepakat untuk tidak sabar dengan waktunya Tuhan dan hal itu berakibat hingga saat ini.Mereka tergesa-gesa dalam mengambil keputusan dan keputusan itu bukan kehendak dari Allah.

            Mengejar Matahari mungkin sebuah istilah yang tidak mungkin dapat dilakukan dengan kekuatan manusia,ya memang hal tersebut tidak masuk akal,Namun perkara-perkara yang mustahil dapat kita lakukan dalam kehidupan ini bila TUHAN ada dipihak kita.Jangan menjadi pesimis, putus asa,hilang harapan atau patah semangat bila diperhadapkan dengan situasi yang sulit dan tidak mungkin,tapi kita harus OPTIMIS bahwa semua dapat kita lakukan dengan Tuhan.Asal kita PERCAYa saja kepada-Nya,lalu kita MELANGKAH bersam-Nya dan SABAR menunggu waktu-Nya niscaya semua Impian,cita-cita,program-program dan hal yang lainnya dapat kita lihat kedatangan nya dalam hidup ini.Kita lebih dari pemenang.

KEJARLAH MATAHARI MU…..!

W ith GOD we Can

TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA…(HS)